ANALISA
JURNA PENELITIAN
PEMROGRAMAN
DASAR DAN ANALISA KINERJA APLIKASI DALAM KOMPUTER
MENGGUNAKAN
GPU
OLEH:
Enrico Budianto, Hary Prabowo, Hafiz, M. Nanda
Kurniawan, Prayoga Dahirsa, dan Tirmidzi Faisal
Judul
:
Dalam pembuatan judul dibuat dalam bentuk menarik,
sehingga menambah minat pembaca untuk mengetahui isi dari jurnal penelitian
tersebut. Penulisan judulnya juga sudah sesuai dengan isinya.
Abstrak
GPU
atau singkatan dari Graphical Processing Unit merupakan mikroprosesor khusus
yang berfungsi memercepat proses rendering grafik 2 dimensi atau 3 dimensi. GPU
telah digunakan di beberapa perangkat seperti sistem yang telah ditanam,
telepon genggam, komputer, workstation, dan game console. Penggunaan GPU sangat
membantu efisiensi penggunaan waktu dalam proses perhitungan. Struktur paralel
yang dimilikinya membuat efektivitas GPU lebih baik dibandingkan Control
Processing Unit (CPU).
Dalam penulisan abstrak di kalimat awal adalah untuk
mengenalkan dari maksud judul yang dipilih, dan diberikan pengertian daripada
arti GPU itu sendiri. Hal ini akan sangat membantu jika pembaca tidak perlu
mencari maksud dari judul jurnal penelitian ini. Dalam abstrak di atas juga
disebutkan tentang kasus-kasus yang terjadi saat ini, jadi sudah sangat cukup
untuk menambah pemahaman sebelum membaca pembahasan dari jurnal penelitian ini.
Pendahuluan
Pemrograman berbasis GPU membantu programmer dalam menyelesaikan
permasalahan komputasional yang rumit dibandingkan dengan cara konvensional
menggunakan CPU. Salah satu pemrograman berbasis GPU adalah pemrograman yang
berbasis arsitektur CUDATM yang dikembangkan oleh perusahaan NVIDIA. Arsitektur
ini menggunakan bahasa pemrograman C. Pemrograman paralel yang berbasis CUDA
terdiri dari tiga core atau
inti, yaitu hirarki dari thread,
shared memory, dan
sinkronisasi. Pemanfaatan threads pada
GPU dapat memercepat perhitungan atau komputasi dengan membagi-bagi tugas
perhitungan dan menyebarkannya ke thread-thread
untukkemudian dilakukan komputasi oleh masing-masing thread tersebut.
Shared memory di setiap blok berfungsi untuk memudahkan penggunaan resource
oleh threads yang akan melakukan komputasi sehingga tidak perlu keluar blok
untuk mencari resource utama yang berada di luar blok. Hal ini akan memercepat
proses pengiriman dan penggunaan resource itu sendiri sehingga akhirnya akan
mengurangi waktu komputasi. Sinkronisasi antar thread juga harus
diimplementasikan pada proses komputasi, sebab perhitungan yang dilakukan oleh
threads nantinya akan digabungkan ke dalam satu hasil perhitungan.
Dari uraian di atas, Pendahuluan ini berisikan
tentang penjabaran yang lebih luas dari penjelasan di bagian abstrak. Karena di
dalam abstrak tidak memungkinkan dimuat. Disini disebutkan tentang salah satu
contoh dari produsen GPU yang sangat terkenal yaitu NVIDIA, tidak diketahui
kenapa hanya memilih GPU dari NVIDIA dan tidak melakukan perbandingan dengan
produsen kompetitor semisal ATI Radeon.
Penjabaran dari GPU NVIDIA sendiri juga hanya sebatas tentang produk
terbaru yang menggunakan teknologi CUDA. Jadi untuk melakukan perbandingan di
Pendahuluan seharusnya ditambahkan dengan satu produk lagi sebagai bahan
perbandingan dari pokok bahasan yang dijelaskan.
Metodologi
Pada bagian metodologi, hanya menyebutkan syntax
dari pemrograman yang dipakai. Disini juga hanya menyebutkan tentang teknologi
CUDA dari NVIDIA. Sedangkan seharusnya berdasarkan judul yang dipilih,
setidaknya menggunakan dua produk sebagai pembandingan. Dari metodologi ini
juga tidak membahas secara jelas tentang maksud dan kronologi dari teknologi
CUDA itu sendiri, sehingga akan membuat ketidakjelasan apa maksud dari
teknologi CUDA itu sendiri.
Pembahasan
Pada
bagian ini peneliti mencoba melakukan analisa terhadap program perkalian
matriks sebagai kasus. Percobaan dilakukan dengan variasi besar ukuran matriks
sehingga mencapai ukuran maksimum. Variasi ukuran berupa variasi dimensi grid,
block, dan thread. Pada percobaan ini peneliti juga memanfaatkan shared memory
di GPU. Selain melihat akibat dari variasi dimensi grid, block, dan thread,
peneliti juga akan melihat perbandingan waktu komputasi dan error diantara
setiap jenis prosesor, yaitu CPU, GPU non-shared, dan GPU dengan shared memory.
Untuk
melihat dampak dari variasi ukuran digunakan program perkalian matriks yang
menghasilkan output berupa waktu yang dibutuhkan oleh GPU dengan shared-memory,
GPU dengan non-shared memory, dan CPU biasa dalam mengalikan matriks dengan
ukuran yang berbeda-beda. Selain itu program ini juga memberikan output berupa
error yang terjadi pada penghitungan matriks menggunakan GPU, baik dengan
shared memory maupun dengan non-shared memory.
Dalam bagian pembahasan sudah menjelaskan tentang
maksud dari penulis, tetapi dengan judul yang dipilih begitu luas seharusnya
pembahasannya tidak hanya mencakup dari satu produk saja. Meskipun produk
tersebut adalah dari perusahaan raksasa dunia.
Dari bagian pembahasan sudah dijelaskan tentang
pencapaian dari penelitian penulis yakni tentang kemampuan dari GPU teknologi
CUDA dari GPU Nvidia, belum tentu itu adalah pencapaian dari keseluruhan GPU
yang ada.
Kesimpulan
Penggunaan
GPU dapat meningkatkan efisiensi perhitungan pada suatu permasalahan yang
melibatkan kalkulasi secara berulang-ulang.
Dari kesimpulan yang disebutkan adalah pembahasan
dari fungsi keseluruhan GPU, dan sudah cukup sesuai dari pembahasan dari judul
yang dibuat.
Daftar
Pustaka
Daftar pustaka juga sudah cukup lengkap dengan
memakai berbagai sumber sebanyak 4 untuk referensi.
Jurnal asli bisa diunduh di sini
0 comments:
Post a Comment