pilih bahasa lain juga boleh

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Tuesday, March 17, 2015

Balas membalas pantun

Berikut ini adalah pantun yang sahut menyahut dalam satu tema....



Malam suntuk sepi terasa
Pergi keluar untuk ngopi

Hei kamu yang disana
Masih sekolah atau nguli

Nasi kucing minum kopi
Jangan lupa mengajak teman
Ini sekolah smea pati
Tempat belajar dan tuk depan




Pesan minum kopi susu
Habis segelas tambah lagi
Kalu kamu sekolah disitu
Kelas berapakah kau ini

Pulang ngopi hampir pagi
Sampai rumah tidur saja
Kelas multimedia tentang fotografi
Berkreasi dengan kamera


Kopi diminum hilang masalah
Pahit kopi serasa dunia
Kalau kamu niat sekolah
Kenapa masih bolos saja

Minum kopi di pinggir jalan
Kalau pesan kopi pahit
Biar kata anak bolosan
Tapi kreasi paling hebat

Jalan jalan alun alun pati
Lihat cewek lalu lalang
Kau hebat dapat apresiasi
Buatlah masa depan yang gemilang

Habis simpang ke taman kota
Di sana banya muda mudi
Kalau sekolah penuh tata
Kreatifitas cuma imajinasi

Kota pati kota karaoke
Penuh lokalisasi dimana mana
Seharusnya sekolah menampung ide
Bukan cuma nilai yang dipuja

Kalau pati kota mati
Dulu terbesar tinggal nama
Tapi semua kreatifitas kami
Dilarang agar sama seluruh siswa

Kota pati kota lama
Sudah berabad tapi tak maju
Kalau sekolah sudah menata
Tidak ada pilihan selain setuju

Setidaknya pati masih hijau
Penuh pohon dimana mana
Tapi jiwa muda kami memburu
Untuk berkreasi guncangkan dunia

Memang pohon masih banyak
Tapi tak lama tinggal kenangan
Buktikan buat mata mereka melek
Agar tak jadikan kalian kerbau piaraan

Pepohonan hijau sawah hijau
Pendirian pabrik semen mengancamnya
Andai pikiran kami bisa menyatu
Pasti sudah kami guncang dunia

Pendirian pabrik menyejahterakan
Bagi penguasa dan jajarannya
Masa muda penuh kehebatan
Tapi terhalang keadaannya

Pendirian pabrik menyengsarakan
Merusak lingkungan  hidup rakyatnya
Masa muda harus penuh kejayaan
Untuk masa tua bahagia

Harusnya hijau tanah kita
Untuk warisan anak cucu
Semua idemu teruskan saja
Selama henar dan baik untukmu

Harusnya tanah air dan isinya
Milik negara untuk rakyat
Terima kasih motivasinya
Semoga ide kami bermanfaat

Tapi penguasa terkadang seenaknya
Hanya mikir perut dan di mulut
Tak ada bantuanku yang bisa
Selain mendoakan dab nasihat

Panas hari seperti menusukku
Apalagi nanti semen meraja
Terima kasih untuk nasihatmu
Selamat tinggal dan sampai jumpa


0 comments:

Post a Comment