Ladang jagung di tengah ladang
jagung disana sama tinggi
Kalau cinta sudah dilarang
Apa daya dan kuasa hati
Jagung disana sama tinggi
Berjajar jajar berbaris baris
Dia sang pujaan hati
Sakitnya seperti diiris iris
Berjajar jajar berbaris baris
Sudah selesai bubar semua
Kala hati ingin menangis
Karena kalah dalam mencinta
Sudah selesai bubar semua
Mereka pulang sendiri sendiri
Sudah jelas hilang cinta
Kini sendiri meratapi
Mereka pulang sendiri sendiri
keluarga sudah lama menunggu
sudah cukup semua sakit ini
biarkan jadi masa lalu
keluarga sudah lama menunggu
lama tak bertemu alasannya
masa lalu yang berlalu
membuatku kuat seterusnya
lama tak bertemu alasannya
hingga tak kuasa menahan rindu
kini tinggal cita –cita
ku kejar dan takkan ku ragu
hingga tak kuasa menahan rindu
gundah gulana hati mereka
tekat sudah menjadi satu
semua penghalang pasti sirna
Gundah gulana hati mereka
sabar menunggu dan tak ragu
ku berjalan menuju cita
tak peduli banyak duri menusukku
Sabar menunggu dan tak ragu
Jadi penguat saat sendiri
Sekolah dan belajar selalu
Sadar ilmu harus dicari
Jadi penguat saat sendiri
Ketakutan bukan lagi halangan
Sekolah , belajar dan berkreasi
Kehidupan akan penuh kejayaan
Ketakutan bukan lagi halangan
Menjadi alasan untuk mengeluh
Karena landasan pada kebenaran
Tak membuatku untuk merapuh
Menjadi alasan untuk mengeluh
Mengeluhkan dan melemahkan
Berjuang tak kenal lelah
Dan jadi yang terdepan
Mengelukan dan melemahkan
Tenggelam hilang lalu musnah
tapi ada kala merasa kesepian
karena manusia pasti jatuh
tenggelam hilang lalu musnah
seperti karang di lautan
saat itu aku butuh
teman yang menguatkan
seperti karang di lautan
kadang tak kuasa melawan ombak
punya teman seperjuangan
walau kurikulum tak memihak
Kadang tak kuasa melawan ombak
Terombang ambing bersama angin
Kurikulum baru membuat terbelalak
Hanya menghafal seperti kera diajarkan
Terombang ambing bersama angin
tak tahu lagi harus kemana
Harus menjadi kerbau perahan
Berjalan sesuai jalan penggembala
Tak tahu lagi harus kemana
Pelaut bingung arah tujuan
Tapi kini jalan mulai terbuka
Mereka sadar dan membebaskan
Pelaut bingung arah tujuan
Kiri kanan air semua
Remaja harusnya punya kenangan
Untuk diceritakan di hari tua
Kiri kanan air semua
Ikan berenang di bawah perahu
Bukan Cuma menghafal saja
Tapi juga mencari tahu
Ikan berenang di bawah perahu
Berasa bebas di lautan
Remaja berkreasi untuk maju
Tidak lain untuk masa depan
Berasa bebas di lautan
Air laut tanpa batas
Akulah yang kan tentukan
Pilihanku harusnya bebas
Air laut tanpa batas
Hamparan pasir pada pantai
Tujuanku sudah jelas
Kan jadi manusia penuh budi
Hamparan pasir pada pantai
Dihiasi pohon kelapa
Bukan Cuma jadi tai
Yang siakan masa muda
0 comments:
Post a Comment