pilih bahasa lain juga boleh

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Monday, May 11, 2015

Contoh Pantun



Ladang jagung di tengah ladang
jagung disana sama tinggi
Kalau cinta sudah dilarang
Apa daya dan kuasa hati


Jagung disana sama tinggi
Berjajar jajar berbaris baris
Dia sang pujaan hati
Sakitnya seperti diiris iris

Berjajar jajar berbaris baris
Sudah selesai bubar semua
Kala hati ingin menangis
Karena kalah dalam mencinta

Sudah selesai bubar semua
Mereka pulang sendiri sendiri
Sudah jelas hilang cinta
Kini sendiri meratapi

Mereka pulang sendiri sendiri
keluarga sudah lama menunggu
sudah cukup semua sakit ini
biarkan jadi masa lalu


keluarga sudah lama menunggu
lama tak bertemu alasannya
masa lalu yang berlalu
membuatku kuat seterusnya

lama tak bertemu alasannya
hingga tak kuasa menahan rindu
kini tinggal cita –cita
ku kejar dan takkan ku ragu

hingga tak kuasa menahan rindu
gundah gulana hati mereka
tekat sudah menjadi satu
semua penghalang pasti sirna

Gundah gulana hati mereka
sabar menunggu dan tak ragu
ku berjalan menuju cita
tak peduli banyak duri menusukku

Sabar menunggu dan tak ragu
Jadi penguat saat sendiri
Sekolah dan belajar selalu
Sadar ilmu harus dicari
Jadi penguat saat sendiri
Ketakutan bukan lagi halangan
Sekolah , belajar dan berkreasi
Kehidupan akan penuh kejayaan

Ketakutan bukan lagi halangan
Menjadi alasan untuk mengeluh
Karena landasan pada kebenaran
Tak membuatku untuk merapuh

Menjadi alasan untuk mengeluh
Mengeluhkan dan melemahkan
Berjuang tak kenal lelah
Dan jadi yang terdepan

Mengelukan dan melemahkan
Tenggelam hilang lalu musnah
tapi ada kala merasa kesepian
karena manusia pasti jatuh

tenggelam hilang lalu musnah
seperti karang di lautan
saat itu aku butuh
teman yang menguatkan

seperti karang di lautan
kadang tak kuasa melawan ombak
punya teman seperjuangan
walau kurikulum tak memihak

Kadang tak kuasa melawan ombak
Terombang ambing bersama angin
Kurikulum baru membuat terbelalak
Hanya menghafal seperti kera diajarkan

Terombang ambing bersama angin
tak tahu lagi harus kemana
Harus menjadi kerbau perahan
Berjalan sesuai jalan penggembala

Tak tahu lagi harus kemana
Pelaut bingung arah tujuan
Tapi kini jalan mulai terbuka
Mereka sadar dan membebaskan

Pelaut bingung arah tujuan
Kiri kanan air semua
Remaja harusnya punya kenangan
Untuk diceritakan di hari tua

Kiri kanan air semua
Ikan berenang di bawah perahu
Bukan Cuma menghafal saja
Tapi juga mencari tahu

Ikan berenang di bawah perahu
Berasa bebas di lautan
Remaja berkreasi untuk maju
Tidak lain untuk masa depan

Berasa bebas di lautan
Air laut tanpa batas
Akulah yang kan tentukan
Pilihanku harusnya bebas

Air laut tanpa batas
Hamparan pasir pada pantai
Tujuanku sudah jelas
Kan jadi manusia penuh budi

Hamparan pasir pada pantai
Dihiasi pohon kelapa
Bukan Cuma jadi tai
Yang siakan masa muda

0 comments:

Post a Comment