Giska
Gabriel
Valencia
Tomy
SINOPSIS
Setiap manusia pasti ingin memiliki keluarga yang bahagia.
Begitu pula dengan pasangan Giska dan Gabriel. Semua orang berpen
dapat bahwa pasangan ini adalah pasangan paling beruntung sedunia. Mereka saling mencintai dan pengorbanan yang mereka lakukan sangatlah besar. Giska yang tadinya berbeda keyakinan dengan suaminya, rela pindah agama demi Gabriel sebagai suami yang sangat dikasihinya. Keluarga Giska sangat tidak menyutujui hubungan mereka, karena perbedaan keyakinan dan Gabriel yang tidak memiliki pekerjaan tetap, karena itu Gabriel selalu dicerca oleh keluarga Giska. Tetapi cinta menyatukan mereka, cinta lah yang membuat mereka tetap bertahan. Namun sayang, pasangan yang telah lebih dari 3 tahun menikah ini masih belum dikaruniai seorang buah hati. Hal ini yang membuat rumah tangga mereka semakin renggang. Giska belum bisa memberikan apa yang suaminya inginkan.
dapat bahwa pasangan ini adalah pasangan paling beruntung sedunia. Mereka saling mencintai dan pengorbanan yang mereka lakukan sangatlah besar. Giska yang tadinya berbeda keyakinan dengan suaminya, rela pindah agama demi Gabriel sebagai suami yang sangat dikasihinya. Keluarga Giska sangat tidak menyutujui hubungan mereka, karena perbedaan keyakinan dan Gabriel yang tidak memiliki pekerjaan tetap, karena itu Gabriel selalu dicerca oleh keluarga Giska. Tetapi cinta menyatukan mereka, cinta lah yang membuat mereka tetap bertahan. Namun sayang, pasangan yang telah lebih dari 3 tahun menikah ini masih belum dikaruniai seorang buah hati. Hal ini yang membuat rumah tangga mereka semakin renggang. Giska belum bisa memberikan apa yang suaminya inginkan.
Giska selalu menyalahkan dirinya atas apa yang terjadi pada
keluarga ini, sejak operasi pengangkatan rahim yang dilakukannya karena dokter
mengatakan bahwa ia terkena kanker rahim.
Hal itu membuat Gabriel jarang berada dirumah. Setiap kali ditanyakan,
maka Gabriel hanya menjawab ‘bertemu dengan klien’. Hal ini membuat Giska
semakin sedih. Tapi ia tidak bisa berbuat apa-apa.
ADEGAN 1
Terdengar suara pertengkaran yang berasal dari dalam kamar
antara Gabriel dan Giska, tak tahu apa penyebabnya. tiba-tiba gabril pergi
keluar rumah meninggalkan Giska sendiri dan kemudian Giska menangis
tersedu-seduh sampai ia terlelap tidur di sofa.
TOKKK…..TOK…TOKKKK…..(suara ketukan pintu dari luar rumah)
Giska
: Ka Tomy..
Tomy
: Kenapa kau begitu heran melihatku datang kemari? Tidak boleh kah seorang
kakak datang
mengunjungi adiknya?
Giska
: Bukan begitu maksudku, kak.. Silahkan duduk. Apa yang membuat kakak
tiba- tiba datang kemari?
Tomy
: Pasti kau sudah tahu, Giska. Ibu menanyakanmu terus.
Giska
: Sudahlah kak, kita tidak perlu membahas itu lagi. Kakak ingin minum apa?
Tomy
: Giska..
Giska
: Iya?
Tomy
: Ibu bertanya, mengapa kau tak kunjung pulang? Ibu khawatir padamu.
Kondisi
ibu sekarang sakit parah dan ia membutuhkanmu. Kakak tidak sanggup
melihat kondisi ibu sekarang. Kakak mohon, kamu pulanglah bersama kakak
sekarang juga.
Giska
: Kakak, aku tidak mungkin meninggalkan rumah ini. Aku tidak bisa
meninggalkan
Gab sendiri disini.. dan apakah ibu masih mau menerimaku lagi? Bukankah
penyebab sakitnya ibu adalah aku?
Tomy
: Giska, jangan bicara seperti itu. Ibu tidak menyalahkanmu. Penyebab sakitnya
juga bukan karena kamu.
Giska
: Lalu karena siapa? Karena Gab? Ya, aku tahu, ibu sakit semenjak aku pergi
meninggalkan
rumah bersama pria yang berbeda keyakinan denganku. Aku tahu ibu tidak
setuju. Itu kan alasan kakak datang kemari?
Tomy
: Ya, kakak datang kemari memang ingin membicarakan soal itu. Kakak tidak
setuju kau
tinggal bersama pria itu! Memang selama ini kakak tidak pernah
mempermasalahkan kau tinggal dengan pria itu, tapi Giska, ingat, kau
masih punya keluarga!
Giska
: Ah sudahlah kakak, aku tidak ingin mendengar penjelasan apapun yang keluar
dari mulutmu itu, biarkan aku memilih hidupku sendiri.
Tomy
: Kau terlalu keras kepala! Memangnya kakak tidak tahu bahwa kau
yang bahagia tapi dia tidak karena kau mandul!
Giska
: Ya, aku adalah seorang perempuan yang mandul. Aku tidak bisa memberikan
kebahagiaan
yang utuh untuk Gab. Tapi ini jalan yang kupilih. Aku hanya ingin hidup
bersama Gab dan aku akan memberikan seluruh cintaku untuk hidupnya. Lebih baik
kakak pulang sekarang, karena aku merasa sangat lelah.
Tomy
: Giska.. Giska!
Giska
: Sampaikan salamku pada ibu.
ADEGAN DUA
Gabriel
:(sambil
membawa sebotol minuman keras, Gabriel masuk kedalam bersama seorang
perempuan yang tidak dikenal) sayang hari ini kamu cantik sekali, kecantikanmu
seperti bidadari yang turun dari langit, aku tidak bisa berhenti
memikirkanmu…
Valencia
: Sayang, kamu bisa aja sih.. (Gab ingin mencium Valencia) Sssst! Jangan
buru-buru sayang.. Istri kamu ada dirumah?
Gabriel
: Pasti dia sudah tidur.
Valencia
: Bagaimana kalau dia tahu? Pasti dia akan marah dan mengusirku dari sini..
Gabriel
: Ah.., Istri.. Dia nggak akan marah ,dia malah akan senang ngelihat aku dapat
perempuan yang bisa memberikan aku keturunan.
Valencia
: Lalu apakah kamu jadi menceraikan istrimu untuk aku?
Gabril
: Tenang aja sayang , nanti wanita mandul itu akan aku ceraikan. Aku sudah
bosan hidup dengan wanita tidak berguna itu.
Valencia
: Tapi kalau dia tidak mau diceraikan, bagaimana?
Gabriel
:Aku paksa dia supaya mau , lagipula dulu aku sudah mati-matian memperjuangkan
dia ,bahkan aku rela untuk di hina oleh keluarganya,tapi apa balasnya..aku
tidak mendapatkan apa yang aku inginkan,ahhhhhhh! Dasar tidak berguna perempuan
itu..
Valencia
:Tenang sayang..
Tenanglah, aku bisa memberikan apa yang kamu inginkan seperti kebahagiaan,
keturunan, asalkan kamu segera menceraikan istrimu dan menikahi aku..
Gabriel
:iya sayang pasti-pasti itu akan aku lakukan untukmu..
(ketika saat mereka sedang bermesraan , kemudian Giska
memergoki kelakuan mereka berdua)
Giska
: Astaga..
Gab! Apa-apaan ini?!
Valencia :
Anda siapa?!
Giska
: Anda yang siapa?! Saya adalah istri dari pria ini!
Valencia
: Oh, jadi ini wanita mandul itu? Wanita yang tidak bisa memberi keturunan
untuk
suaminya! Kau akan segera diceraikan, nyonya.
Giska
: Apa yang kau bicarakan?! (ingin menampar Valencia, namun dicegah oleh
Gabriel)
Gabriel
: Jangan sentuh dia! Dia adalah calon istriku!
Giska
: Mas, mas kenapa kau tega melakukan ini padaku? Aku mencintaimu sepenuh
hatiku..dan
tak tahukah kau bahwa aku selalu memberi yang terbaik yang aku
bisa
Gabriel
: Kalau kau memberi yang terbaik, pasti saat ini aku sudah menggendong anak
laki-laki
yang tampan! Aku akan pergi bersama wanita ini (menggandeng Valencia dan
meninggalkan Giska)
Valencia
: Katakan selamat tinggal pada suamimu
Giska
: Kau…. hati-hati kalau bicara… (mengambil pisau buah dan ingin menusuk
Valencia)
Valencia
: Tolong! Wanita jahanam ini ingin membunuhku sayang!
Gabriel : Apa yang kau lakukan Gis…. (Gabriel tertusuk pisau Giska)
Giska
: Bagaimana kalau Gab kita bagi dua…. setengah untukmu, supaya kau bisa
memberikan
keturunan dan setengahnya untukku?
Valencia
: Kau…kau sudah gila! (meninggalkan Giska)
Giska
: Mas.. mas Gab capek ya? Mari istirahat dulu..
ADEGAN TIGA
Tomy
: (Tomy mengetuk pintu, tapi tidak ada yang menjawab) Giska! Mengapa kau
tidak
membukakan pintu untukku?
Giska
: Oh, kak Tomy.. sayang, lihat siapa yang datang!
Tomy
: Kau sudah gila, Giska! Mengapa kau membunuhnya?
Giska
: Aku tidak membunuhnya, ia masih hidup kakak. Hidup dalam hatiku,
selamanya..
dan sekarang ia tidak akan meninggalkanku lagi.. iya kan sayang?
(Tomy meninggalkan Giska sendirian)
TAMAT
0 comments:
Post a Comment