Kemarau
27 September
2011
Bunga-bunga berguguran
Mesti kemarau memanjang
Rasakan peluh kesah
Tanda kepedihan kan tiba
Tak kutemui tetesan air
Hanya hamparan ladang menguing
Hilangkan keindahan dipandang
Angin-angin malam
Silih berganti tak terhenti
Kesejukan pun hadiri
Tangiskan rindu dan isikan
pilu
Pohon-pohon terkuliti
Sisakan batang tak bersisi
Berdiri tegak tanpa daging
Hanya tulang tegak sendiri
Ranting-ranting tak
berpenghuni
Burung pun tak mau
menghinggapi
Rumput tak tega tuk menumbuhi
0 comments:
Post a Comment