pilih bahasa lain juga boleh

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Thursday, June 23, 2011

Tenaga Kerja


TENAGA KERJA

Tenaga kerja

A.   Ketenagakerjaan
Menurut UU tahun 2003 tentang ketenagakerjaan.. pengertian tenaga kerja adalah Orang yang menghasilkan Baranga tau jasa baik untuk masyarakat maupun untuk memenuhi kebutuhan sendiri.
1.      Pengertian Tenaga kerja
Apabila seseorang akan memutuskan untuk menerima atau tidak menerima suatu lowongan pekerjaan, mestinya dipertimbangakan dulu informasi yang menyangkut hal berikut:
a.       Jenis usaha dan gambaran umum dari perusahaan dimana lowongan pekerjaan itu ada.
b.      Kecocokan pekerjaan tersebut dengan pendidikan atau latar belakang pencari kerja.
c.       Tingkat gaji atau upah.
d.      Keuntungan – keuntungan lain diluar gaji, misalnya tunjangan.
e.       Prospek masa depan
f.       Lingkungan pkeerjaan,, dan sebagainya.

2.      Definisi Ketenagakarjaan
a.       Penduduk
Merupakan seluruh jumlah penduduk yang diangggap dapat bekerja dan sanggup bekerja jika ada permintaan kerja, usia 15 – 64 tahun.
b.      Tenaga kerja
Angkatan kerja yaitu kelompok tenaga kerja yang mau dan ingin bekerja.
c.       Angkatan kerja
Tenaga kerja yaitu kelompok angkatan kerja yang benar – benar sudah mendapat pekerjaan
d.      Kesempatan kerja
a)      Bekerja penuh yaitu mereka yang sudah bekerja dan memenuhi syarat – syarat minimal sebagai pekerjan penuh.
b)      Setengah pengangguran yaitu mereka yang sudah bekerja tapi tidak memenuhi kriteria pekerja penuh.
e.       Ratio penting
1)      Angka ketergantungan

Angka ketergantunga=Bukan tenaga k𝑒rjaTenaga kerjax 100%

2)      Tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK)
TPAK=Jumlah angkatan kerjaJumlah tenaga kerjax 100%
3)      Tingkat pengangguran (TP)
TP=Jumlah pengangguranJumlah tenaga kerjax 100%

3.      Upaya peningkatan kualitas kerja
Peningkatan kualitas (mutu) tenaga kerja dapat ditempuh dengan cara:
a)      Melalui jalur pendidikan formal baik yang bersifat umum maupun kejuruan
b)      Bisa juga melalui pendidikan informal, seperti latihan kerja, pemanganan, peningkatan gizi, dan kesehatan, peningkatan kualitas mental dan spiritual.

B.   Sistem Upah yang berlaku di Indonesia
1.      Permintaan dan Penawaran
2.      Kesempatan pemberi kerja dan penerima kaerja
3.      Upah minimum
4.      Jenis – jenis pengangguran
a.       Definisi Pengangguran
Pengangguran yaitu seseorang yang termasuk angkatan kerja yang ingin bekerja tapi belum mendapat pekerjaan.
b.      Macam – macam pengangguran
1)      Pengangguran Friksional
2)      Pengangguran Struktural
3)      Pengangguran konjungtural siklus
4)      Pengangguran musiman
5)      Pengangguran voluntary sukarela
6)      Pengangguran deflasioner terbuka
7)      Pengangguran tekhnologi
c.       Sebab – sebat terjadinya pengangguran
1)      Angkatan kerja yang terus meningkat jumlhnya.
2)      Pertumbuhan kesempatan kerja tidak seimbang dengan jumlah angkatan kerja
3)      Pencari tidak memiliki keahlian dan ketrampilan yang dibutuhkan
4)      Adanya lapangan kerja yang dipengaruhi oleh musim
5)      Ketidakstabilan perekonomian, politik, dan keamanan
6)      Pengusaha yang mengejar untung dengan menerapkan rasionalisasi
7)      Teknologi yang semakin modern sedangkan pendidikan rendah.

d.      Dampak Pengagguran dan cara mengatasi pengangguran
1)      Dampak pengangguran
a)      Kemakmuran yang dicapai masyarkat lebih rendah
b)      Pendapatan nasional yang berasal dari pajak berkurang
c)      Menurutnkan produktifitas tenaga kerja
d)     Menimbulkan ketidakstabilan politik dan sosial
2)      Cara mengatasi Pengaguran
a)      Pengangguran Friksional
-          Meningkatakn komunikasi dan  memperluas jaringan komunikasi
-          Memperdalam keahliannya
b)      Pengangguran Strukturall
-          Peningkatan mobilitas modal dan tenaga kerja
-          Memindahkan tenaga kerja ke tempat yang kekurangan.
-          Mendirikan pelatihan tenaga kerja
-          Mendirikan industri padat karya di wilayah pengangguran
c)      Pengangguran konjungtural
-          Mengarahkan permintaan masarakat terhadap barang dan jasa
-          Meningkatan daya beli masyakarat
d)     Pengangguran musiman
-          Memberi informasi yang cepat adanya lowongan pekerjaan di sektor lain.
-          Melakukan pelatihan di bidang ketrampilan
e)      Pengangguran voluntary
-          Memotivasi bahwa dengan bekerja kemakmurannya akan lebih meningkat
-          Kedudukan dan status sosial akan lebih tinggi dengan bekerja
f)       Pengangguran defisioner
-          Membuka lapangan pekerjaan di luart negeri
-          Peningkatan sistem padat karya
g)      Pengangguran teknologi
-          Selektif dalam memilih teknologi
-          Meningkatakan pendidikan di bidang teknologi
-          Pelatihan dan pengembangan SDM
C.   Dampak pengangguran terhadap pembangunan nasional
Dampak Pengangguran Terhadap Pembangunan Nasional
Pengangguran merupakan masalah pokok dalam suatu masyarakat modern. Jika tingkat pengangguran tinggi, sumber daya menjadi terbuang percuma dan tingkat pendapatan masyarakat akan merosot. Situasi ini menimbulkan kelesuan ekonomi yang berpengaruh pula pada emosi masyarakat dan kehidupan keluarga sehari-hari.
Pengangguran berdampak besar terhadap pembangunan nasional. Dampak pengangguran terhadap pembangunan nasional dapat dilihat melalui hubungan antara pengangguran dan indikator-indikator berikut ini:
1. Pendapatan Nasional dan Pendapatan per Kapita
Upah merupakan salah satu komponen dalam penghitungan pendapatan nasional. Apabila tingkat pengangguran semakin tinggi, maka nilai komponen upah akan semakin kecil. Dengan demikian, nilai pendapatan nasional pun akan semakin kecil.
Pendapatan per kapita adalah pendapatan nasional dibagi jundah penduduk. Oleh karna itu, nilai pendapatan nasional yang semakin kecil akibat pengangguran akan menurunkan nilai pendapatan per kapita.
2. Penerimaan Negara
Salah satu sumber penerimaan negara adalah pajak, khususnya pajak penghasilan. Pajak penghasilan diwajibkan bagi orang-orang yang memiliki pekerjaan. Apabila tingkat pengangguran meningkat, maka jumlah orang yang membayar pajak penghasilan berkurang. Akibatnya penerimaan negara pun berkurang.
3. Beban Psikologis
Semakin lama seseorang menganggur, semakin besar beban psikologis yang harus ditanggung. Secara psikologis, orang yang menganggur mempunyai perasaan tertekan, sehingga berpengaruh terhadap berbagai perilakunya dalam kehidupan sehari-hari. Dampak psikologis ini mempunyai efek domino di mana secara sosial, orang menganggur akan merasa minder karena status sosial yang tidak atau belum jelas.
4. Biaya Sosial
Dengan semakin besarnya jumlah penganggur, semakin besar pula biaya sosial yang harus dikeluarkan. Biaya sosial itu mencakup biaya atas peningkatan tugas-tugas medis, biaya keamanan, dan biaya proses peradilan sebagai akibat meningkatnya tindak kejahatan.’
Dampak Pengangguran Terhadap Ekonomi Masyarakat
Tingginya tingkat pengangguran dalam sebuah perekonomian akan mengakibatkan kelesuan ekonomi dan merosotnya tingkat kesejahteraan masyarakat sebagai akibat penurunan pendapatan masyarakat. Dampak pengangguran terhadap ekonomi masyarakat meliputi hal-hal berikut ini:
a. Pendapatan per kapita
Orang yang menganggur berarti tidak memiliki penghasilan sehingga hidupnya akan membebani orang lain yang bekerja. Dampaknya adalah terjadinya penurunan pendapatan per-kapita. Dengan kata lain, bila tingkat pengangguran tinggi maka pendapatan per kapita akan menurun dan sebaliknya bila tingkat pengangguran rendah pendapatan per kapita akan meningkat, dengan catatan pendapatan mereka yang masih bekerja tetap.
b. Pendapatan Negara
Orang yang bekerja mendapatkan balas jasa berupa upah/gaji, Upah/gaji tersebut sebelum sampai di tangan penerima dipotong pajak penghasilan terlebih dahulu. Pajak ini merupakan salah satu sumber pendapatan negara sehingga bila tidak banyak orang yang bekerja maka pendapatan negara dari pemasukan pajak penghasilan cenderung berkurang.
c. Beban Psikologis
Semakin lama seseorang menganggur semakin besar beban psikologis yang ditanggungnya. Orang yang memiliki pekerjaan berarti ia memiliki status sosial di tengah-tengah masyarakat. Seseorang yang tidak memiliki pekerjaan dalam jangka waktu lama akan merasa rendah diri (minder) karena statusnya yang tidak jelas.
d. Munculnya Biaya Sosial
Tingginya tingkat pengangguran akan menimbulkan pengeluaran berupa biaya-biaya sosial seperti biaya pengadaan penyuluhan, biaya pelatihan, dan biaya keamanan s

D.   Pembangunan Ekonomi
dapun tiga strategi utama dalam mempercepat dan mengembangkan pembangunan ekonomi Indonesia adalah pertumbuhan ekonomi tinggi, menyeluruh dan berkepanjangan.

Pertama, mengembangkan koridor pembangunan ekonomi Indonesia dengan cara membangun pusat-pusat perekonomian di setiap pulau. Selain mengembangkan klaster industri berbasis sumber-sumber superior. Baik komoditas maupun sektor.

Koridor pembangunan ekonomi Indonesia terbagi dalam empat tahap. Mengindentifikasikan pusat-pusat perekonomian, misalnya ibukota provinsi. Menentukan kebutuhan pengubung antara pusat ekonomi tersebut, seperti trafik barang.

Kemudian validasi untuk memastikan sejalan dengan pembangunan nasional, yakni pengaturan area tempat tinggal dengan sistem infrastruktur serta fasilitas. Juga menentukan hubungan lokasi sektor fokus, guna menunjang fasilitas. Misal menghubungkan area pertambangan dengan kawasan pemrosesnya.

Kedua, memperkuat hubungan nasional baik secara lokal maupun internasional. Hal ini bisa mengurangi biaya transaksi, menciptakan sinergi antara pusat-pusat pertumbuhan dan menydari perlunya akses-akses ke sejumlah layanan. Seperti intra dan inter-konektivitas antara pusat pertumbuhan serta pintu perdagangan dan pariwisata internasional.

Integrasi ekonomi merupakan hal terbaik untuk mencapai keuntungan langsung dari konsentrasi produksi. Serta dalam jangka panjang, meningkatkan standar kehidupan. Saat ini, aktivitas ekonomi Indonesia terpusat di kota-kota, khususnya Jawa dan Sumatra. Fasilitas transportasi yang terbasa menyebabkan area industri tak menjangkau pelosok.

Pada jangka pendek, proyek-proyek yang perlu dibangun di Jawa adalah TransJawa, TransJabodetabek, kereta jalur dua, Tanjung Priok. Pembangunan tersebut diharapkan bisa berdampak langsung mengurangi kemiskinan di Jawa yang melebihi 20 juta jiwa, dua kali populasi miskin Sumatra yang sekitar tujuh juta jiwa. Pembangunan infrastruktur di Jawa bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Ketiga, mempercepat kapabilitas teknologi dan ilmu pengetahuan nasional atau Iptek. Selain tiga strategi utama ini, juga ada beberapa strategi pendukung seperti kebijakan investasi, perdagangan dan finansial.

Beberapa elemen utama di sektor Iptek adalah meningkatkan kualitas pendidikan termasuk pendidikan kejuruan tinggi serta pelatihannya. Meningkatkan level kompetensi teknologi dan sumber daya ahli. Peningkatan aktivitas riset dan pengembangan, baik pemerintah maupun swasta, dengan memberikan insentif serta menaikkan anggaran.

Kemudian mengembangkan sistem inovasi nasional, termasuk pembiayaannya. Saat ini, masalah utama yang dihadapi adalah kemampuan riset dan pengembangan yang digunakan untuk mencari solusi teknologi. Kemampuan pengguna untuk menyerap teknologi yang ada. Serta transaksi antara riset dan pengembangan sebagai pemasok solusi teknologi dengan penggunanya tak terbangun dengan baik.

Selain tiga koridor, terdapat tiga tahap dalam visi ekonomi Indonesia. Pada 2011-2014, persiapan dan pembangunan konsensus untuk mempercepat pembangunan ekonomi. Pada 2015-2025, implementasi program-program percepatan ekonomi. Kemudian 2025-2045, mempertahankan pembangunan yang berdasarkan ekonomi tersebut.

E.    Pertumbuhan Ekonomi

DEFINISI PERTUMBUHAN EKONOMI

Pertumbuhan ekonomi adalah proses dimana terjadi kenaikan produk nasional bruto riil atau pendapatan nasional riil. Jadi perekonomian dikatakan tumbuh atau berkembang bila terjadi pertumbuhan outputriil. Definisi pertumbuhan ekonomi yang lain adalah bahwa pertumbuhan ekonomi terjadi bila ada kenaikan output perkapita. Pertumbuhan ekonomi menggambarkan kenaikan taraf hidup diukur dengan output riil per orang.

TEORI DAN MODEL PERTUMBUHAN EKONOMI

 

Dalam zaman ahli ekonomi klasik, seperti Adam Smith dalam buku karangannya yang berjudul An Inguiry into the Nature and Causes of the Wealt Nations, menganalisis sebab berlakunya pertumbuhan ekonomidan factor yang menentukan pertumbuhan ekonomi. Setelah Adam Smith, beberapa ahli ekonomi klasik lainnya seperti Ricardo, Malthus, Stuart Mill, juga membahas masalah perkembangan ekonomi .     

A.Teori Inovasi Schum Peter

Pada teori ini menekankan pada faktor inovasi enterpreneur sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi kapitalilstik.Dinamika persaingan akan mendorong hal ini.

B.Model Pertumbuhan Harrot-Domar

Teori ini menekankan konsep tingkat pertumbuhan natural.Selain kuantitas faktor produksi tenaga kerja diperhitungkan juga kenaikan efisiensi karena pendidikan dan latihan.Model ini dapat menentukan berapa besarnya tabungan atau investasi yang diperlukan untuk memelihar tingkat laju pertumbuhan ekonomi natural yaitu angka laju pertumbuhan ekonomi natural dikalikan dengan nisbah kapital-output.

C. Model Input-Output Leontief.
Model ini merupakan gambaran menyeluruh tentang aliran dan hubungan antarindustri. Dengan menggunakan tabel ini maka perencanaan pertumbuhan ekonomi dapat dilakukan secara konsisten karena dapat diketahui gambaran hubungan aliran input-output antarindustri. Hubungan tersebut diukur dengan koefisien input-output dan dalam jangka pendek/menengah dianggap konstan tak berubah .

D. Model Pertumbuhan Lewis

Model ini merupakan model yang khusus menerangkan kasus negar sedang berkembang banyak(padat)penduduknya.Tekanannya adalah pada perpindahan kelebihan penduduk disektor pertanian ke sektor modern kapitalis industri yang dibiayai dari surplus keuntungan.

E.Model Pertumbuhan Ekonomi Rostow

Model ini menekankan tinjauannya pada sejarah tahp-tahap pertumbuhan ekonomi serta ciri dan syarat masing-masing. Tahap-tahap tersebut adalah tahap masyarakat tradisional, tahap prasyarat lepas landas, tahap lepas landas, ahap gerakan ke arah kedewasaan, dan akhirnya tahap konsimsi tinggi.

Kalau mau download yang versi wordnya bisa di unduh di sini 

0 comments:

Post a Comment